Mengembalikan Grub yang hilang di Debian Lenny
16 September 2009 at 7:40 AM | In Tips Linux | 6 CommentsTags: Debian, LINUX
ehm… ehm…. lama tak ngoprek2 windows akhirnya kemaren Coba ngoprek2 windows dengan nyoba2 Squid di Xp, dah karena keasyikan ngoprek Windowsku jadi error boleh di katakan minta di “repair”. ya.. akhirnya mau gak mau gw kudu ngrepair tuh Xp kalo kagak beeeeeeh… gw kagak bisa main Winning Eleven lagi… nieh….
eh… gw Lupa…
Biasanya pada saat installasi windows, grub debian akan hilang, master boot recordnya akan ditimpa oleh windows. Ketika komputer restart maka otomatis akan masuk ke windows karena jalan menuju ke debian sudah tidak ada lagi, alias grubnya hilang. (>_<) pusing..
Tapi nggak apa lah… masih bisa kok di kembalikan ada beberapa cara sih.. cara yang pertma berikut ini terbukti ampuh… and Mak nyusssss…… SsS
Berikut langkah – langkahnya :
Continue reading Mengembalikan Grub yang hilang di Debian Lenny…
Asyiknya Facebook’an ria di Pidgin
16 Juli 2009 at 1:46 AM | In Tips Linux | Leave a CommentTags: Facebook, Pidgin
Wah makin asik saja nih saya pake linux, ga usah ribet, satu Instant messenger untuk semua, sekarang di pidgin saya mengaktifkan beberapa account diantaranya Yahoo!, Gtalk, MSN/Live messenger dan tentunya facebook. hemat dan praktis, dengan demikian saya tidak harus selalu membuka halaman facebook untuk dapat bercakap2 dengan teman2 di facebook. penasaran? silahkan coba sendiri
Nggak percaya.. mari kita buktikan….
Pertama kita harus install dulu pidgin, pilih OS yang di kehendaki saya memakai Linux debian berikut linknya Continue reading Asyiknya Facebook’an ria di Pidgin…
Setting Wi-fi Atheros di Debian lenny
21 Juni 2009 at 6:41 AM | In Tips Linux | 10 CommentsTags: Debian, Lenny
ehm…. ehm…..
Mungkin dari iseng ataou ikut2′an temen dari Kalimantan Yang pake debian, akhirnya kesambet juga and make juga. Debian yang saya pake memiliki Codename Lenny dengan kernel 2.6.26. Awal pertama Install di Laptop saya… yang Bikin bertanya-tanya “Loh Kok Wifine… gak keditek..”..
ternyata… drivernya tidak terinstall secara Otomatis…
Jadi Kita harus installnya secara manual… berikut langkah2nya… Continue reading Setting Wi-fi Atheros di Debian lenny…
Ubuntu 9.04 Jounty Jackalope Repo Lokal
27 April 2009 at 2:42 AM | In LINUX | 10 CommentsTags: Jounty, Repo, Ubuntu
25 April 2009 / unies
Akhrinya Ubuntu Melakukan Update Baru terhadapat rilis Terbarunya yaitu 9.04 Jounty Jackalope Kernel 26.28-11. gak pake lama Akhirnya saya coba install Di Laptop Baru Saya…
Wuih…. installasinya mantab jaya.. ringan sekali, setelah selesai Installasi… saya Coba reboot, saya lihat jam Hp saya ternyata waktu Booting hanya membutuhkan waktu kurang dari 1 menit Uey… kalo Katanya temen saya.. Buat data base Enteng jaya…
Saya Mencoba Install Ubuntu 9.04 i686 di laptop AMD turion X2 mungkin kendala pertama Setelah installasi Cuman terletak pada Driver Grafiknya.. Yang Lain Lancar Jaya…..
Tapi untuk menginstall aplikasi2 yang laen harus menggunakan repository Lokal nah repository Lokal tergantung dari Koneksi jaringan Internet Anda dirumah, di bawah Ini saya cantumkan beberapa Koneksi yang support dengan server Repository Lokal
Berikut adalah daftar beberapa server repositori lokal yang menyediakan paket-paket untuk Ubuntu: Continue reading Ubuntu 9.04 Jounty Jackalope Repo Lokal…
Mengatur Masa Berlaku user Bisakah…???
27 Januari 2009 at 2:13 AM | In Tips Linux | 2 CommentsSudah Lama Saya Ingin Membuat Artikel Ini tapi karena masalah waktu mungkin baru kali ini saya bisa membuatnya.
Linux adalah Sistem Operasi multiuser yang artinya merupakan sistem operasi yang dirancang unutk digunakan oleh banyak orang secara bersamaan. Untuk itu di perlukan batasan batasan agar user A tidak dapat melihat apalagi menghapus file User B dan sebaliknya.
Di Linux pada saat installasi kita di buatkan 2 user account sekaligus masih ingat bila saat installasi kita disuruh memasukan Password Root, nah bingung kan root itu apa dan User biasa Itu Apa. pada dasarnya 2 user account di Linux bisa di bagi menjadi 2 kelompok, yaitu:
ROOT :
root saya ibaratkan seperti Dewa, ini merupakan dewa yang paling berkuasa di komputer linux. account ini cuman ada satu di linux dan tidak bisa di hapus. Tapi jangan sesekali menggunakan Account ini kalo tidak benar2 kepepet. Nah Ada teman saya yang bertanya kepada saya, Mengapa Penggunaan root sangat dibatasi? Pertanyaan yang sangat Susah Tapi Gampang untuk di jawab ya Aku tidak langsung menjawab Masih Tanya Sama Mbah Google Dulu.
Misalnya Kita secara tidak sengaja menjalankan program yang berbahaya, seperti Virus, Exploite dlsb. Jika menggunakan root maka virus tersebut akan mempuyai Hak yang sama dengan root, karena itulah jangan Heran jika akses root selalu menjadi incaran para Hacker di Dunia.
NORMAL user:
ini adalah account yang dapat kita Buat secara manual. Kita juga bisa menambahkan user account dengan GUI maupun dengan Baris perintah (command Line)
Dalam membuat user atau group sangat Gampang sekali dan Bisa dihapus, ini saya pernah alami dalam Praktikum Sistem Operasi Linux Di Kampus Saya di Praktikum Tersebut dalam membuat user di Linux Sangant Mudah sekali, Tapi jika Jumlah peserta Praktikum tersebut Jumlahnya sangat Banyak tentu akan sangat merepotkan jika Harus Mnghapus User satu per satu.
Dan Seorang teman saya bertanya apakah Bisa mengatur user Supaya ada masa Berlakunya,..? jawabanya Ya Juga Bisa Tidak. Di bilang tidak Karena Belum nyoba, dibilang Ya kalo Tanya Om Google dulu.
Akhirnya Saya mencoba di Komputer saya,
Misalakan saya membuat sebuah User account untuk teman saya dan berlaku hanya 1 minggu saja. saya ingin agar account tersebut secara otomatis tidak Lagi bisa di gunakan sehingga saya tidak perlu repot-repot Mengahapus account tersebut.
CONTOH
Pertama Tama saya harus membuat user Account dengan baris perintah bisa dilakukan dengan perintah useradd atau adduser. Pada dasarnya Perintah sebenarnya adalah useradd, sedangkan adduser adalah link ke perintah useradd. OK jadi Useradd bisa dipakai untuk menambah user account, dan sekaligus membuat group dan direktori Homenya. Lantas bagai mana cara mengatur masa berlaku account dan sebagainya? Oke sabar saya akan menggunakan tiga Cara Yang saya Coba Di Buku UNIX System Administrator Karangan Steve Maxwell dan 100_Linux tips and trik Karangan Patrick Lambert.
CARA PERTAMA adalah menggunakan usermod, unutk mengatur masa berlaku account dan root yang berhak menambah dan menghapus suatu user maka kita masuk root terlebih dahulu.
root@007-desktop:~# useradd tux
root@007-desktop:~# usermod -e 1/28/2009 tux
untuk lebih lengkap mengenai parameter-parameter anda dapat menjalankan perintah “man usermod” atau “usermod–help”
CARA KEDUA ialah dengan memberikan parameter tambahan saat account dibuat dengan useradd. terdapat belasan parameter tambahan yang dapat kita lihat dengan menjalankan perintah “useradd -help” atau “man useradd”
unies@007-desktop:~$ useradd -e 1/28/2009 tux
CARA KETIGA
Agak sedikit Susah dari pada 2 cara diatas dan Memang belum pernah saya pakai di Komputer Lab, tetapi pernah saya coba untuk artikel ini di Komputer Rumah, yaitu dengan mengganti perilaku default dari useradd. kita bisa melakukan ini dengan mengedit file /etc/login.defs dan /etc/default/useradd. Maksud dan tujuan dari parameter /etc/login.defs dapat dilihat melalui perintah “man login.defs”
Berikut adalah isi kedua file tersebut secara default. saya memakai perintah grep setelah cat hanya untuk menghilangkan baris baris yang kosong, maupun yang merupakan komentar
Semoga Artikel Ini dapat membantu anda
Copylef by UN7
CHMOD di Linux Kok Aneh Ya…?
27 Januari 2009 at 1:11 AM | In LINUX | 1 CommentTags: CHMOD
Apakah anda percaya sepenuhnya Dengan CHMOD di linux untuk mengatur file Document anda, Karena Pada pada dasarnya CHMOD adalah untuk mengatur siapa saja yang berhak membaca, menjalankan atau mengubah file tersebut. Tujuannya adalah untuk mengatur dan menjaga privasi file, keamanan serta intergritas sistem agar tidak terganggu. Izin akses ini Otomatis diberikan saat file atau direktori tersebut dibuat.
Tapi Suatu Hari UN7 (nick name) menemui suatu kejanggalan dalam CHMOD ini, Karena Di Komputer LABnya Sebuah file berharga itu Hilang, Padahal File Tersebut sudah di atur Supaya hanya Owner saja yang bisa baca dan menghapus dan akses write untuk user biasa.Tapi kenyataanya File tersebut Hilang, untung saja File Penting tersebut ada backup-nya. Tapi Masalah UN7 tidak berhenti sampai di situ, dan Ternyata Ada yang Aneh dalam CHMOD. UN7 langsung tanya2 ke Mbah Google dan referensi dari Buku 100 Linux Tips and Trik By Patrick lambert, UNIX System Administrator karangan Steve MAxwell dan sedikit persamaan dari Buku Zero to Hero Fedora.
Dan ternyata CHMOD Itu tidak Itu saja Masih Ada Hak Akses Khusus Yang Bernama Sticky Bit, Setuid dan Setgid. ternyata CHMOD itu tidak hanya rwx(read,write,execute) aja. Tapi Keanehan CHMOD dapat saya Buktikan Kalo CHMOD itu tidak Benar-benar aman kita simak berikut.
Sebelumnya saya katakan jika seseorang hanya mempunyai hak akses write ke File penting saya, tapi ia dapat menghapus file tersebut yang ada dalam direktori diKomputer, meskipun file tersebut adalah Milik Orang lain. Percaya Tidak percaya terserah anda? Tapi lihat hasil percobaan yang saya lakukan di Komputer Rumah
Pada contoh diatas direktori public yang ownernya adalah root. root mempunyai Hak akses -rwxrwxrwx. ini berarti user biasa yang dianggap Other juga memiliki akses rwx terhadap direktori tersebut.
Didalam direktory, User biasa lalu mencoba membaca file User Expeite.txt, tetapi Gagal karena ia tidak memiliki akses read terhadap file tersebut. Akan teapi User biaa tersebut Bisa berbuat nekat dan Brutal Karena Kekesalanya itu ia menghapus User Expeite.txt meskipun ia juga tidak memiliki akses write ke file tersebut! ini dapat terjadi karena user biasa tersebut memiliki akses write terhadap direktory tersebut
Lantas apa yang harus dilakukan UN7? Bagaimana kalau si User biasa tersebut memang perlu akses write ke direktori Public karena ia ingin menambahkan file file baru, Namun root yaitu saya tidak ingin user biasa tersebut berbuat Brutal dengan menghapus File Orang Lain?
Tak Lama Kemudian Setelah membaca tutorial2 yang Un7 Download, Caranya adalah menggunakan sticky-bit, yang dilambangkan dengan simbol “t”. Dengan memberikan Flag ini dalam hak akses direktori, Kita dapat mencegah penghapusan file-file yang dilakukan Oleh Orang2 yang bukan Owner dari file tersebut.
Sticky bit (t) ini di tempatkan pada bit ketiga (x) pada group Other, dan diaktifkan dengan perintah chmod seperti pada contoh berikut:
setelah root mengaktifkan sticky bit pada direktori public ini, User biasa tidak dapat lagi menghapus file yang bukan miliknya
Akhirnya bisa tidur dengan nyenyak juga, walaupun komputer dilab bayak yang pakai, tak perlu khawatir File Penting kita akan Hilang terhapus oleh tangan2 yang tidak bertanggung jawab.
CopyLeft By UN7
Ada apa dengan CHMOD di Linux
24 Januari 2009 at 6:54 AM | In Tips Linux | 1 CommentTags: CHMOD
Ada apa dengan CHMOD di Linux
CHMOD adalah suatu perintah di linux untuk pengubahan hak akses file di lakukan melalui
perintah Chmod ini. Hal ini hanya dapat di lakukan oleh root atau owner dari file yang
bersangkutan. Sangat mudah sekali tapi jangan dianggap remeh lo… nanti kualat seperti kejadian un7.
Suatu Hari Un7 ( nickname ), mengikuti salah satu Praktikum Sistem Operasi Di Linux, di 3 pertemuan Praktikum tersebut un7 selalu mendapatkan Nilai Sempurna, tapi entah kenapa karena terlalu menganggap remeh Pada waktu Ujian, Kesaktiannya Hilang seperti Orang Gak tau sama sekali tentang Linux. Mungkin Di Kutuk Oleh Si TUX (logo Pinguin) supaya Tidak meremehkan perintah dasar linux meskipun Segampang apapun itu.
Itu cuman sekedar Share aja supaya kita tidak merasa cepat puas dengan apa yang didapat. kita kembali lagi ke CHMOD, Bila bagi segaian Orang yang sudah mengenal DOS pasti mengenal dengan perintah ATTRIB. CHMOD perintah yang mempuyai maksut sejenis.
Ada Dua cara untuk melihat atau untuk mengetahui izin akses suatu file yaitu dengan perintah stat (nama_file) atau dengan perintah ls -l
+++++++++++++++++++
| CONTOH |
+++++++++++++++++++
unies@007-desktop:~/Documents$ ls -l
total 4
-rwx—— 1 unies unies 2899 2009-01-21 18:22 Linux Ada Yang Aneh Tapi Penting
unies@007-desktop:~/Documents$
+++++++++++++++++++
| ATAU |
+++++++++++++++++++
unies@007-desktop:~/Documents$ stat Linux\ Ada\ Yang\ Aneh\ Tapi\ Penting
File: `Linux Ada Yang Aneh Tapi Penting’
Size: 2899 Blocks: 8 IO Block: 4096 regular file
Device: 303h/771d Inode: 489462 Links: 1
Access: (0700/-rwxrwxr-x) Uid: ( 1000/ unies) Gid: ( 1000/ unies)
Access: 2009-01-24 19:35:14.000000000 +0700
Modify: 2009-01-21 18:22:48.000000000 +0700
Change: 2009-01-24 19:35:12.000000000 +0700
unies@007-desktop:~/Documents$
Lihat pada acces : (0755/drwxrwxr-x)
0755 memberitahukan kalau direktori Document Linux ada yang aneh tapi penting, mempunyai hak akses penuh kepada Owner, Hak read-write-excute bagi group, sedangkan Yang bukan group di beri Akses read-execute.
Mari kita Lihat pengelompokan struktur file dengan karakter di tabel berikut

Anda tinggal menambahkan jumlah kolom yang ada pada tabel diatas dalam menggunakan CHMOD. Seperti dibawah ini.
++++++++++++++++++++
| CONTOH |
++++++++++++++++++++
unies@007-desktop:~/Documents$ chmod 764 Linux\ Ada\ Yang\ Aneh\ Tapi\ Penting
unies@007-desktop:~/Documents$ ls -l
total 4
-rwxrw-r– 1 unies unies 2899 2009-01-21 18:22 Linux Ada Yang Aneh Tapi Penting
unies@007-desktop:~/Documents$
untuk mengecek sama seperti yang kita bahas Tadi yaitu menggunakan
stat (nama_file) atau
ls -l
Semoga bermanfaat
Copyleft By: UN7
Linux, Ada yang aneh tapi penting
22 Januari 2009 at 2:13 AM | In Tips Linux | Leave a CommentTags: LINUX
Linux Secara Umum memiliki banyak perbedaan mendasar dengan windows, yang sering membingungkan pengguna awam. di bagian ini saya akan menjelaskan beberapa hal yang sering dianggap aneh Oleh pengguna Windows yang baru saja mengenal Linux.
File .Exe Tidak Berarti di Linux
Di Windows, suatu file yang bisa di jalankan secara mandiri di tandai oleh ekstensinya, seperti .exe, .com, .bat, .cmd, .vbs, dan lain sebgainya. Anda Tidak Bisa Menjalankan file .txt di windows walaupun sebenarnya isi file tersebut adalah .exe
Misalkan saya mengganti nama file notepad.exe menjadi notepad.txt. ketika saya panggil dengan nama barunya, program notepad itu tidak akan berjalan lagi karena ekstensi .txt bukanlah suatu file yang dieksekusi.
Lalu Bagaimana dengan Linux? Linux tidak Mengenal ekstensi dalam menjalankan program! Sebagai Contoh, file dengan ekstensi .txt pun bisa dijalankan asalkan file tersebut diberikan flag x (execute). Tanda x pada suatu file dapat di lihat dengan perintah ls -l .
Contoh berikut memperlihatkan tanda x yang memiliki file /bin/pwd
localhost@localhost ~]$ ls -l /bin/pwd
-rwxr-xr-x 1 root root 26980 2009-10-30 23:52 /bin pwd
localhost@localhost ~]$
Kalau begitu apakah ekstensi di linux hanya untuk keperluan kosmetik? YA, tapi hanya benar-benar valid unutk lingkungan shell prompt ataupun Nautilu. Ekstensi file bisa saja tetap dipakai untuk memiudahkan Operasional pada Aplikasi-Aplikasi GUI Seperti GIMP, OpenOffice, dan sebaginya, terutama saat memilih File Mana yang ingin di Buka.
Berikut ini saya beri Contoh Langkah Langkah pengujian perilaku Terhadap ekstensi file.
1. bukalah terminal, jadilah root dengan su atau sudo tergantung distro anda, lalu rename file usr/share/background/images/ladybugs.jpg menjadi usr/share/background/images/ladybugs.exe.
localhost@localhost ~] $ su -
[root@localhost ~] # cd usr/share/background/images
[root@localhost images ~] # mv ladybugs.jpg ladybugs.exe
[root@localhost images]# ls -l *.exe
-rw-r–r– 1 root root 210576 2009-01-06 15:00 ladybugs.exe
[root@localhost images] #
2. Sekarang Anda Jalankan Nautilus dan browser ke /usr/share/background/images.
Sekarang Nautilus menganggap ladybugs.exe sebagai images JPEG, meskipun ekstensinya adalah .exe! Anda Bisa Mencoba membuka ladybugs.exe sebagai gambar dengan mendouble-clicknya pada Nautilus
Hore….Bisa
Sekarang coba remname ladybugs.exe menjadi ladybugs.txt Lewat terminal root. Dan Coba Double Clik
Anda Pasti Akan Mendapatkan Sejenis peringatan
@Pertaanyaan dari teman saya
Mengapa Nautilus tetap membuka file tersebut sebagai gambar saat ekstensinya adalah .exe, dan justru memberi peringatan saat Ekstensinya .txt
@Jawaban dari saya Cuman Sekedar Logika saja dan Baca-Baca buku.
Karena Masalah Keamanan..Itu Jawabanya. Ekstensi .txt adalah ekstensi yang dapat di buka oleh program LINUX, sehingga Oleh Nautilus khawatir file tersebut adalah file berbahaya yang sedang melakukan kamuflase lewat pengubahan Ekstensi.
Jadi tenang saja bagi anda yang baru saja pakai Linux takut dengan Virus Yang Ber-Ekstensi .exe (^_^)
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.






