Mengembalikan Grub yang hilang di Debian Lenny

16 September 2009 pada 7:40 AM | Ditulis dalam Tips Linux | 6 Komentar
Kaitkata: ,

ehm… ehm…. lama tak ngoprek2 windows akhirnya kemaren Coba ngoprek2 windows dengan nyoba2 Squid di Xp, dah karena keasyikan ngoprek Windowsku jadi error boleh di katakan minta di “repair”. ya.. akhirnya mau gak mau gw kudu ngrepair tuh Xp kalo kagak beeeeeeh… gw kagak bisa main Winning Eleven lagi… nieh….

eh… gw Lupa…

UntitledBiasanya pada saat installasi windows, grub debian akan hilang, master boot recordnya akan ditimpa oleh windows. Ketika komputer restart maka otomatis akan masuk ke windows karena jalan menuju ke debian sudah tidak ada lagi, alias grubnya hilang. (>_<) pusing..

Tapi nggak apa lah… masih bisa kok di kembalikan ada beberapa cara sih.. cara  yang pertma berikut ini terbukti ampuh… and Mak nyusssss…… SsS

Berikut langkah – langkahnya :

Lanjutkan Membaca Mengembalikan Grub yang hilang di Debian Lenny…

Linux, Ada yang aneh tapi penting

22 Januari 2009 pada 2:13 AM | Ditulis dalam Tips Linux | Tinggalkan Komentar
Kaitkata:

Linux Secara Umum memiliki banyak perbedaan mendasar dengan windows, yang sering membingungkan pengguna awam. di bagian ini saya akan menjelaskan beberapa hal yang sering dianggap aneh Oleh pengguna Windows yang baru saja mengenal Linux.

File .Exe Tidak Berarti di Linux

Di Windows, suatu file yang bisa di jalankan secara mandiri di tandai oleh ekstensinya, seperti .exe, .com, .bat, .cmd, .vbs, dan lain sebgainya. Anda Tidak Bisa Menjalankan file .txt di windows walaupun sebenarnya isi file tersebut adalah .exe

Misalkan saya mengganti nama file notepad.exe menjadi notepad.txt. ketika saya panggil dengan nama barunya, program notepad itu tidak akan berjalan lagi karena ekstensi .txt bukanlah suatu file yang dieksekusi.
Lalu Bagaimana dengan Linux? Linux tidak Mengenal ekstensi dalam menjalankan program! Sebagai Contoh, file dengan ekstensi .txt pun bisa dijalankan asalkan file tersebut diberikan flag x (execute). Tanda x pada suatu file dapat di lihat dengan perintah ls -l .

Contoh berikut memperlihatkan tanda x yang memiliki file /bin/pwd

localhost@localhost ~]$ ls -l /bin/pwd
-rwxr-xr-x 1 root root 26980 2009-10-30 23:52 /bin pwd
localhost@localhost ~]$

Kalau begitu apakah ekstensi di linux hanya untuk keperluan kosmetik? YA, tapi hanya benar-benar valid unutk lingkungan shell prompt ataupun Nautilu. Ekstensi file bisa saja tetap dipakai untuk memiudahkan Operasional pada Aplikasi-Aplikasi GUI Seperti GIMP, OpenOffice, dan sebaginya, terutama saat memilih File Mana yang ingin di Buka.

Berikut ini saya beri Contoh Langkah Langkah pengujian perilaku Terhadap ekstensi file.

1. bukalah terminal, jadilah root dengan su atau sudo tergantung distro anda, lalu rename file usr/share/background/images/ladybugs.jpg menjadi usr/share/background/images/ladybugs.exe.

localhost@localhost ~] $ su -
[root@localhost ~] # cd usr/share/background/images
[root@localhost images ~] # mv ladybugs.jpg ladybugs.exe
[root@localhost images]# ls -l *.exe
-rw-r–r– 1 root root 210576 2009-01-06 15:00 ladybugs.exe
[root@localhost images] #

2. Sekarang Anda Jalankan Nautilus dan browser ke /usr/share/background/images.
Sekarang Nautilus menganggap ladybugs.exe sebagai images JPEG, meskipun ekstensinya adalah .exe! Anda Bisa Mencoba membuka ladybugs.exe sebagai gambar dengan mendouble-clicknya pada Nautilus
Hore….Bisa

Sekarang coba remname ladybugs.exe menjadi ladybugs.txt Lewat terminal root. Dan Coba Double Clik
Anda Pasti Akan Mendapatkan Sejenis peringatan

@Pertaanyaan dari teman saya
Mengapa Nautilus tetap membuka file tersebut sebagai gambar saat ekstensinya adalah .exe, dan justru memberi peringatan saat Ekstensinya .txt

@Jawaban dari saya Cuman Sekedar Logika saja dan Baca-Baca buku.
Karena Masalah Keamanan..Itu Jawabanya. Ekstensi .txt adalah ekstensi yang dapat di buka oleh program LINUX, sehingga Oleh Nautilus khawatir file tersebut adalah file berbahaya yang sedang melakukan kamuflase lewat pengubahan Ekstensi.

Jadi tenang saja bagi anda yang baru saja pakai Linux takut dengan Virus Yang Ber-Ekstensi .exe (^_^)

Blog pada WordPress.com. | Tema: Pool oleh Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.